You are hereHASIL PACUAN/RACE RESULT / Penyisihan Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi 43 Serie 2 2009, Bandung 18 Oktober 2009 / Close UP Masing-Masing Kelas Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke 43-2009 Seri 2
Close UP Masing-Masing Kelas Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke 43-2009 Seri 2
Inilah tinjauan mendalam dari babak final masing masing kelas pada Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke 43 Tahun 2009 Seri 2. Gelanggang Pacuan Kuda Arcamanik Bandung 25 Oktober 2009.
.
1. Kelas C-1.100M. Scores 9, 6, 3 point
Klas C 1100 M adalah kelas neraka yang dihuni oleh kuda-kuda sprinter yang sudah tak asing lagi bagi orang kuda. Sebut saja para juara 1 dan 2 Klas Remaja Kejurnas seri 1 Juli 2009 lalu: Ratu Tonsea (Sulut) dan Matahati Sumbar (Sumbar) akan melakukan revan siapa juara sejati di seri 2 ini. Dibayang-bayangi oleh finalis klas remaja lainnya seperti Roro Darling(Jateng), Wizurai Bonanza (Jabar) dan Mahkota Putri Kezia (Jabar). Masih ada lagi ex Derby Contender 2009 Miss Paula (Sulut) tentu akan menambah serunya persaingan. Yang pasti kelas ini akan berlangsung sangat ketat. Ratu Tonsea (Sulut) dan Matahati Sumbar (Sumbar) tidak akan mudah melewati lawan-lawannya di kelas C1100M untuk membuktikannya sebagai jawara baru kelas C sprint. Jawara kelas C yang lebih senior Dewi Puspitasari (Jateng) dan Lailatul Qodar (Jatim) tak bisa diremehkan kekuatannya. Sementara itu si jago tua Makibau (Jateng) akan menjadi underdog.
2. Kelas B -1200M Score 9, 6, 3 point
Kelas ini akan menjadi makin semarak dengan turunnya debutan Klas A terbuka seperti Madu Ireng (Sumbar) yang turun ke kelas B Sprint. Ratu Maya (Sulut) si ratu sprint pemegang kendali di kelas ini akan tidak nyaman bertahan didepan dibayang-bayangi oleh Tuah Nagari (Sulut), Bayu Amarta (Jabar) dan Qolbun Salim (Jateng). Sementara Bayu Kartika Jr (Jateng) tak bisa diremehkan keuletannya. Marcella Serayu (Jateng) debutan Derby Indonesia 2009 juga memiliki kemampuan yang bisa saja membalikan keadaan. Mampukah Ratu Maya (Sulut) bertahan memimpin sampai finish?
3. Kelas C-1.600 M Score 9,6,3 point
Kelas C Panjang akan menjadi kelasnya Boss Bison (Jateng), Sembodro (DIY) dan Subosito (Jateng), Namun datangnya debutan Klas Remaja Seri 1 seperti Mahkota Taszia (Jabar), Suryo Negoro (Jateng), Bayu Samudra (Sumbar), maka peta kekuatan klas ini mengalami distorsi. Apalagi nasib Boss Bison yang masih belum diputuskan oleh managernya apakah diturunkan atau tidak. Juara 3 kelas Remaja Seri 1 lalu Dewi Sekardadu (Jatim) akan mengancam posisi-posisi yang selama ini dipegang Boss Bison (Jateng) dan akan bersaing ketat dengan Bayu Samudra (Sumbar), Mahkota Taszia (Jabar) dan Suryo Negoro (Jateng). Sementra itu si jago tua Putra Tonsea (Jateng) dan Pangeran Madura (Jateng) harus perlu diperhitungkan.
4. Kelas A 2.200M atau biasa disebut klas terbuka. Score 12, 8, 4 point
Peta kekuatan sudah bergeser. Setelah sekian lama Bintang Klabat (Sulut), King Dancer (Jatim), Saud (Jateng) dan Madu Ireng (Sumbar) bersaing di kelas bergengsi ini. Saat ini Saud (Jateng) sang jendral di kelas terbuka harus berhadapan dengan kekuatan baru yang lebih muda dan agresif: Messa (Jabar) sang juara Derby 2009, Posaidon (Jatim) runner up Derby 2009 serta Pramudha Wardhani (Jabar) ex derby contender 2009. Gacho Prima (jabar) finalis derby 2008 serta Surya Bima Putra (Jabar) akan menjadi underdog yang tak boleh diremehkan oleh sang Jendral Saud (Jateng). Mampukah Saud (Jateng) bertahan memperpanjang gelar jendral di kelas terbuka atau dia justru “kepencut” Messa (Jabar) atau Pramudya Wardhani (Jabar) dan membiarkan mereka melenggang kedepan? Barca (Jateng) pun tak akan tinggal diam bersaing dengan jendral Saud (Jateng) meskipun dia adalah saudara sekandang.
5. Kelas A 1.300 M Score 12,8,4 point
Biasa disebut kelas A Sprint. Kuda kuda sprinter macam Pangeran Troya (DIY), Pesona Asmara (Sumbar), King Dancer (Jatim), Putra Klabat (Sulut) akan bersaing ketat pada jarak-jarak 600M sebelum debutan jarak pendek lainnya seperti Mentari Pelangi (Jateng), Putra Satria (Jateng), Vega Thor (Jabar), Mahajaya (Jabar), Kemayu (Jatim), Aktor Bagelen (Jateng) menohok kedepan. Kelas ini akan berlangsung sangat rapat dan ketat. Mampukah Pesona Asmara (Sumbar) menghadapi tekanan dari Sang 6. Pangeran (DIY)? Atau malah beriringan ?
6 Kelas B-1800M Score 101/2, 7,31/2 point
Kelas jarak jauh ini akan menjadi kelas neraka bagi kuda-kuda klas B. Ujian paling berat buat Pitulikur (Jateng) dan Rasky Ranger (Sulut) dengan masuknya bintang baru ex Juara 3 Derby Indonesia 2009 Shangrila (Jatim) serta ex Derby Finalist 2009 Nyong Soputan (Jateng). Sementara itu Predator Sumbar (Sumbar), Ayu Natali (Jabar) serta Tuama Gita (Sulut) akan menjadi underdog yang siap mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan para bintang lainnya.
7. Kelas D jarak 1.400M Score 9,6,3 point
Manifesto (Sulut) ex finalist Remaja 2009 dan Mawisako (DIY) akan mendapatkan lawan yang seimbang dari Mahajana (Jabar) dan Filia Bagelen (Jatim). Sementara si jago tua Putra Renly (Jateng), Dara Tista (Jateng), Nona Serayu (Jateng) dan Sadewo (Jatim) tidak akan mudah menyerah dan akan memanfaatkan kesalahan – kesalahan dari Manifesto (Sulut) dan Mawisako (DIY) yang mungkin saja terjadi di lapangan.
8. Kelas D 1000 M Score 9,6,3 point
Kelas D Sprint untuk kuda-kuda kecil ini masih menjadi tempat yang nyaman bagi Trinton (Jateng), Savira Sion (Jateng), Cend Kati (Jateng). Sementara ancaman datang dari jago-jago tua seperti Lembah Manah (Jateng), Power Ranger (Sulut), Real Tonsea (DIY) dan Bontot Tanjungsari (Jabar). Munculnya debutan baru seperti Black Sweet Sumbar (Riau), Better Boy (Sulut), Torona Sari (Sulut), King Lopan (Jabar), Cleopatra Natalia (Jateng) meramaikan persaingan di jarak pendek ini.
9. Kelas E 1.200M Score 9,6,3 point
Absennya Elkano sang komandan klas E maka praktis kelas ini menjadi kelas tak bertuan. Siapa saja secara terbuka boleh merebut posisi terhormat di kelas E. Disini ada Monica Batavia (Jatim) yang sebelumnya lawan terberat Elkano, juga Putri Soputan (Jateng). Debutan baru seperti Black Diamon (Jabar), Karlos Sumbar (Sumbar), Joyful Tonsea (Sulut), Tolak Balak (Jateng), Gadis Dusun (Jateng), Srikandi Wenang (Sulut) akan saling mengancam. Si jago tua Siaga Laga (Jateng) tak bisa biremehkan dalam kelas perebutan posisi sang jendral klas E ini. Jawaban paling konkret hanya ada di Gelanggang Pacuan Kuda Arcamanik Bandung tanggal 25 Oktober 2009. Saksikan perebutan posisi yang paling keras di tahun 2009 ini. Salam /Bung Pras/
Artikel terkait:
Dari Penyisihan Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi Seri 2 18 Oktober 2009 Bandung
Hasil Akhir Final Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke 43 Serie 2, 26 Oktober 2009 Bandung
Active forum topics
![]()
Close Up Updates
| INDONESIAN DERBY 2010 UPDATES |
| Derby Indonesia 2010 updates, seri bulan April 2010, silahkan baca update review Derby Indonesia 2010, siapa saja para penantang pada Indonesian Derby 2010 yang akan segera datang. Pernak pernik Derby Indonesia, Silahkan lihat profilenya di sini! | Indonesian Derby 2010 Update Review, who will challence Indonesian Derby 2010 that will be held shortly, anything about Indonesian Derby madness, Please click there profiles in here! |

Binuang Derby-2010 Horse Racing Championship held in Jakarta's Pulomas Horse Racing Course last June 20, 2010. Organized by the Pengda Pordasi Kalimantan Selatan and Racing Commission PP Pordasi. The championship is the last race before entering the Qualification Race for Indonesia National Championship Series I - 2010 held in July 11, 2010 and July 25, 2010. The Indonesian Horse Racing Championship runs in two legs, Series I held in July and Series II held in October every year. Pordasi Kalimantan Selatan's Team is a new comer in The National Horse Racing Championship and start participating in the race only this year. Read final result of the race


