You are herePROFILE ORANG KUDA
PROFILE ORANG KUDA
PROFILE ORANG KUDA
Atas permintaan para penggemar kuda, FSI akan menurunkan tulisan tentang profile orang kuda. Termasuk disini para trainner, jockey dan tokoh-tokoh berkuda nasional. Ada baiknya, kadang kita malu ya, sudah sering berjumpa di lapangan, bercanda dan berdebat seru namun menyebut nama sering keliru (::).
PROFILE JOCKEY KITA
1. Yani Sondakh (36)
Ditemui di atas tower kontrol Arcamanik bandung pada Babak Penyisihan Kejunas Pacuan Kuda ke 43 Seri 2 2009, Yani Sondakh berceritera tentang awalnya terjun di dunia kuda pacu. Pria asal Tompaso, Minahasa, Manado Sulawesi Utara ini mmerupakan generasi penerus dari keluarga berkuda yang sudah bergelut dengan kuda sejak nenek moyangnya. Memulai karir sebagai jockey professional sejak tahun 1987 di Tompasio sebelum hijrah ke P. Jawa yang lebih keras persaingan pada tahun 1990 dengan bergabung dengan Tanjungsari Stable Bandung pimpinan Bpk Alex Asmasoebrata. Berbagai prestasi nasional telah dicapainya yang antara lain pada tahun ini berhasil membawa Shangrilla (Jabar) meraih Juara 3 Indonesian Derby 2009.
Mengomentari dunia olah raga Pacuan Kuda nasional saat ini, Yani berpendapat bahwa kita harus melakukan perbaikan dari atas sampai ke bawah baik penegakan disiplin organisasi serta penegakan aturan aturan organisasi dan lomba. Dengan itu kualitas olah raga pacuan kuda Indonesia akan semakin baik. Semoga Yan /Bpras/
PROFILE PARA MANTAN JOCKEY
Para senior adalah buku referensi berkuda yang tak berlembar, banyak ilmu kuda diturunkan dari mereka meskipun kalau ditanya tulisan-tulisan tentang kuda mereka menerawang keatas. Banyak ilmu kuda kita tak tertulis. Oleh karena itu para orang kuda senior kita wajib kita kenali untuk menyambung dan meningkatkan dunia perkudaan tanah air. Salah satunya adalah para mantan jockey.
![]() |
1. Christopel Rumagit (71)
Kakek yang satu ini sering kita lihat mondar mandir di Gelanggang Pacuan Kuda Pulo Mas. Sekarang tinggal di Cipayung Bogor. Mengawali sebagai jockey di Pinabetengan Manado dan mulai hijrah ke Jawa tahun 1971 sebagai Freelance Jockey. Kita tahu tahun 1970 Gelanggang Pacuan Kuda Pulo Mas dibuka dan dioperasikan oleh Jakarta Race Management (JRM) sebuah perusahaan PMA (Australia) dan membutuhkan banyak Jockey. Christophel Rumagit menjadi Jockey Pro freelance tidak terikat dengan satu stable. Pengalaman sebagai jockey pro masa lalu sangat keras. Sebagai seorang jockey dia harus juga merawat, melatih dan menjadi jockey saat pacuan. Disiplin yang diterapkan pimpinan sangat tinggi. Tak boleh satu puntung rokokpun terlihat dihalaman kandang kuda. Apalagi kotoran kuda. Disiplin tinggi bagi seluruh orang kuda sangat diterapkan saat itu. Oleh karena itulah maka dia berharap orang kuda sekarang jangan manja-manja, dan lemah dalam disiplin. Bagaimana kuda akan bagus kalau kita tidak disiplin. Demikian Christopel Rumagit saat ditemui di Arcamanik Bandung 18 Oktober 2009 lalu. /Bpras/
Active forum topics
![]()
| INDONESIAN DERBY 2009 UPDATES |
![]() |
Derby Indonesia 2009 updates, seri bulan Juli 2009, silahkan baca update review para "contender", siapa saja para penantang pada Indonesian Derby 2009 kali ini. Silahkan lihat profilenya di sini! |





