You are hereTIPs / Serie untuk Pemula: Kesalahan-Kesalahan Mendasar Pemeliharaan Kuda Sport

Serie untuk Pemula: Kesalahan-Kesalahan Mendasar Pemeliharaan Kuda Sport


By pras - Posted on 14 January 2010



Seri Bagi Pemula

Kesalahan-Kesalahan Mendasar Pemeliharaan Kuda Bagi Pemula

Oleh: Bung Pras FSI

13 Januari 2010

http://forum-sandalwood.web.id

 

Dari ke hari penggemar kuda di tanah air khususnya kuda untuk tujuan olah raga semakin bertambah. Hal ini sungguh menggembirakan kita semua. Perkembangan ini selain bermanfaat luas bagi dunia olah raga kita, dunia kuda akan memberikan konstribusi yang positif bagi kemajuan ekonomi “stake holder” yang bergelut di sekitar dunia kuda sport pada umumnya.

Namun kemajuan dari jumlah penggila kuda baru kalau tidak diikuti dengan pendidikan bagi pemula dalam dunia berkuda maka justru akan menjadi petaka dimasa yang akan datang. Untuk itu pembinaan bagi para penggemar baru perlu dipergiat lewat berbagai cara: organisasi, pendekatan personal maupun lewat literatur. Namun minimnya literatur juga menjadi kendala. Untuk itu media online Forum Sandalwood Indonesia (FSI) ini berusaha untuk terus memberi guidance yang, meskipun kurang ilmiah barangkali, namun sedikit banyak bisa membantu kekosongan literatrur kita tentang kuda.

Dari pengamatan FSI terhadap beberapa penggemar kuda pemula tentang tata-cara memelihara kuda banyak diantaranya melakukan kesalahan yang sangat mendasar. FSI merasa perlu untuk memberikan koreksi tentang beberapa hal yang perlu diperbaiki sehingga teknik, cara dan prosedur dalam pemeliharaan, perawatan dan penanganan kuda menjadi lebih baik, lebih aman dan lebih ekonomis biayanya.

Beberapa kesalahan-kesalahan tersebut saya rangkum sbb:

  1. SAFETY. Melupakan hal-hal yang menyangkut keselamatan (SAFETY)

    Keselamatan dalam hal memelihara kuda mencakup keselamatan bagi diri sendiri (manusia) serta bagi kuda yang bersangkutan. Kandang berada ditempat terbuka tanpa pagar keliling (pad dock), sehingga bila kuda terlepas, kuda langsung memiliki akses ke dunia luar yang bebas tanpa penghalang. Hal ini berbahaya bagi orang lain yang berada disekitar lokasi maupun bagi kuda bersangkutan. Kepercayaan diri yang berlebihan (over confident) dalam menghandle kuda adalah awal dari mala petaka yang bisa mengancam keselamatan baik manusianya maupun kudanya.

  2. FASILITAS YANG MINIM PERHATIAN misalnya pad dock tidak terawat sehingga terdapat beberapa bagian pad dock yang runcing/tajam menonjol keluar yang mengancam melukai kuda. Apalagi kalau anda memiliki kuda yang masih anakan. Sebaiknya bagian-bagian runcing dilokasi kandang maupun paddock harus nihil alias tidak ada.

  3. KANDANG KUDA. Kandang kuda terlalu sempit sehingga tidak memungkinkan kuda untuk bergerak bebas. Kuda tidur lelap pada malam hari dan biasanya akan rebah atau “njerum” (red: jawa). Saat itulah kuda membutuhkan lokasi yang cukup luas. Sehingga bisa bebas berguling dan berdiri tanpa terhalang dinding kandang. Kandang yang sempit akan menyebabkan kuda tidur dalam posisi berdiri. Kaki kuda tidak bisa istirahat total untuk jangka waktu yang cukup lama.

  4. PINTU masuk kuda kedalam kandang terlalu sempit sehingga sulit bagi kuda maupun perawat kuda untuk masuk kedalam kandang. Ukuran kandang idealnya 4M x 4M dan ukuran pintu masuk kuda minimum L = 1.5 M dengan pintu yang memiliki segi keamanan dan kekuatan yang memadai.

  5. KEBERSIHAN Kandang tidak terjaga, kotoran kuda dibiarkan berada dalam kandang. Selain kotor dan bau yang mengganggu estetika, kondisi kandang yang kotor tidak akan membuat kuda menjadi nyaman dalam kandangnya. Kuda akan gelisah dan selalu menendang-nendang ke lantai karena banyak lalat dan insect. Dan yang paling parah kotoran kuda akan dimakan lagi oleh si kuda (bila kekurangan ransum). Kuda menjadi sakit dan kurus.

  6. ALAS KANDANG BASAH/TIPIS. Kecuali lantai yang berpasir, seyogyanya alas kandang dari bahan yang lembut dan menyerap air. Kalau ada gunakan serbuk gergaji yang murah dan selalu bisa diperbaharui dengan yang masih segar dan kering.

  7. MAKANAN DAN MINUMAN: Lupa memberi makan dan minum pada jam yang sudah dijadwalkan atau memberi makan tak terbatas. Kuda memiliki usust yang kecil sehingga harus terisi pada jam yang sudah ditentukan. Namun juga tidak boleh makan terlalu berlebihan seperti seekor sapi atau kerbau. Karena kuda bukan binatang memamah biak, maka pemberian ransum harus pas takaran maupun pas waktu pemberiannya tidak boleh terlambat maupun terlalu awal, perut harus selalu terisi oleh rumput.

  8. SALAH PEMBERIAN MAKAN: Makanan pokok kuda adalah rumput (forages) serta biji-bijian. Jangan diberi makanan yang tidak semestinya misalkan buah-buahan/sayuran maupun konsentrat yang berlebihan.

  9. KUDA DIPENJARA. Jangan memenjarakan kuda dalam kandang. Kuda membutuhkan gerak yang cukup tiap hari. Memenjarakan kuda selama-lamanya dalam kandang akan merusak kuda. Kaki kuda akan bengkak karena darahnya tak mengalir dengan sempurna. Kalau anda mampu membeli kuda namun tidak bisa membuat kuda gembira lebih baik tidak usah memeliharanya. Kuda akan terpenjara dan tersiksa seumur hidupnya.

  10. KUKU YANG TAK TERAWAT. Kuku kuda harus selalu dirawat. Dilakukan pemotongan kuku dan diberi tapal kuda yang sesuai dengan ukuran dan bentuk kakinya. Kalau anda penganut “bare foot” maka lakukan perawatan yang benar. Kuda dengan kuku alami tanpa sepatu juga harus dirawat. Barefoot hanya cocok untuk kuda yang dilepas di ranch dan gerak bebas dipelepasan bukan untuk kuda dalam kandang yang sedikit gerak.

  11. KURANG LATIHAN: Memelihara kuda perlu dilatih tiap hari. Kuda belajar dari latihan yang kita berikan sehari-hari. Kuda lupa dilatih akan menjadi kuda liar yang tidak ada manfaatnya bagi keluarga anda. Bahkan bisa mengancam keselamatan anda dan sekeluarga.

  12. LATIHAN/KERJA BERLEBIH. Kuda memiliki kemampuan maksimum yang tidak bisa lagi ditambah. Latihan dan kerja yang melebihi batas akan menyebabkan kerusakan phisik yang sangat fatal.

  13. KUDA BUKAN TEMAN INTIM: Kuda adalah binatang peliharaan. Kuda yang terlatih bisa menjadi intim dengan manusia. Namun harus selalu diingat kuda tetap binatang besar yang memiliki naluri/insting sebagai binatang liar. Selalu waspada jika anda berada didekatnya.

  14. PENGOBATAN/PEMELIHARAAN KESEHATAN YANG KURANG DIPERHATIKAN

    Karena kuda memakan rumput, maka ada ancaman terserang CACINGAN. Lakukan pengobatan anti cacing (deworming) secara rutin. Lakukan suntikan faksinasi tetanus yang terencana. Konsultasi dengan dokter hewan anda. Kuda juga butuh perawatan badan yang teratur dan rutin. Disikat bulunya, dimandikan badanya agar tetap bersih.

  15. HANDLING KUDA: Penangan kuda merupakan keahlian sendiri, seorang perawat kuda harus benar-benar memiliki keahlian yang memadai. Untuk itu perawat kuda harus terus diberi latihan dan tambahan ilmu untuk meningkatkan kemampuannya dalam menangani kuda baik soal makanan, handling kuda dan perawatannya. Banyak kecelakaan kuda disebatkan karena kesalahan handling kuda.

  16. PERALATAN KUDA: Gunakan peralatan kuda yang memenuhi standard keselamatan yang benar baik untuk kuda maupun untuk manusianya. Gunakan peralatan yang benar untuk pekerjaan yang sesuai. Jangan gunakan peralatan yang bukan semestinya dipergunakan.

  17. PERKAWINAN TAK TERPROGRAM. Tidak semua kuda betina cocok untuk dikembang - biakkan. Perkawinan kuda yang tak terencana justru akan menurunkan kualitas kuda sport kita dimasa yang akan datang. Karena tidak memahami kapan kuda dalam kondisi "beger" (heat), perkawinan seringkali gagal. bahkan mengakibatkan kuda pejantan cedera.

IItulah gambaran kesalahan dasar yang sering kita jumpai dan semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam. /Bung Pras/