You are hereContent / Saud (Bagelen Stable) Sabet Piala Tetap Jarak 2000 di HB Cup 3 2011

Saud (Bagelen Stable) Sabet Piala Tetap Jarak 2000 di HB Cup 3 2011


By pras - Posted on 16 November 2011

Saud Sabet Piala Tetap HB Cup 3 2011 Untuk jarak 2000 M

Tak berlebihan bila orang mengatakan si juara sejati di dunia Kuda Pacu pada dekade terakhir di tanah Air ini adalah Saud, jantan, napas, (Bagelen Stable)- Jateng. Secara mengejutkan Saud telah berhasil memenangi kejuaraan jarak jauh 2000m tiga kali berturutan pada Piala Sri Sultan Hamengku Buwono. Baik pada seri awal 1 ke 2 maupun ke 3. Oleh karena itu berhak menggondol piala tetap HB Cup. Tahun depan Sri Sultan HB X harus menyediakan lagi piala baru untuk jarak 2000 M. Luar biasa Saud !

Saud ibarat mesin setengah tua yang tak pernah aus. Tercatat lebih dari 4 kali dalam setahun Saud telah menyabet kejuaraan diberbagai daerah untuk jarak jauh.

Siapa Saud ?

Saud adalah anak indukan darah biru Sabena (G3) dengan pejantan Soputan Tulen (THBI) yang saat itu diternakkan di Sukun Stable. Saat ini Saud telah berumur 7 tahun. Sabena adalah betina yang berhasil menurunkan kuda-kuda juara selain Saud, adalah Pitulikur (jantan) dan Peduli (jantan).

Bapaknya adalah Kuda Soputan Tulen (THBI) anak dari Eagling (TB-UK) juara jarak jauh di Eropa dengan betina "Playful Plume"

Mengingat Soputan Tulen, saya jadi menerawang jauh teringat seorang tua ahli kuda dari Temanggung yang sudah almarhum. Banyak orang kuda Jawa Tengah mengenal beliau sebagai kamus kuda berjalan. Beliau adalah Bpk Irawan Mangun Kusumo. Singkatnya pada saat itu saya ajak beliau jalan-jalan melihat kuda-kuda ke Stabel-stable di Jateng. Sampailah rombongan kami di Sukun Stabel. Sesaat perhatian beliau pada Soputan Tulen dan terdiam beberapa saat.

Beliau memanggil saya dan mengatakan bahwa

"kuda ini jelek potongannya namun dia akan menurunkan kuda hebat dikemudian hari"

"Dia kecil cuma 152 CM, Bawa kudamu kemari dan kawinkan dengan kuda ini," katanya. Saat itu tahun 2003 an. Saud belum ada.

Benar dan terbukti sudah apa kata Pak De saya itu. Saud telah tumbuh sebagai kuda hebat yang tiada lawan pada jarak 2000 M dan bahkan juga jarak-jarak menengah 1600 M, 1850 M.

Kuda ini memiliki kharakter yang unik, tidak mau dicambuk. kalau dicambuk malah berhenti berlari. Dia berlari atas intuisi sebagai kuda aduan (barangkali). Dan yang perlu anda ketahui Saud bukanlah pemenang Derby 3 thn. Dia justru melambung sebagai jawara jarak jauh setelah usia 4 tahun tepatnya pada Derby 4 tahunlah prestasi kuda ini mulai menonjol.

Kebiasaan Saud berlari adalah menyalib pada jarak-jarak 1600 M. Pada awal start dia selalu mengambil posisi 3/4 dipaling belakang dan mengambil kesempatan lawan-lawannya saling beradu didepan dan pada jarak-jarak 600 M menjelang finish dia akan menggenjot kecepatannya untuk menyalip lawan-lawannya.

Saud saat ini masih bernaung dibawah bendera Bagelen Stable Purworejo Jateng dibawah asuhan pelatih Berty Sondakh dan jockey Jentry Turangan.

Salam /Bpras/