You are hereHalaman Peternak/Breeder Pages / PACUAN KUDA INDONESIA. LEMBAGA TEST DNA KUDA INDONESIA

PACUAN KUDA INDONESIA. LEMBAGA TEST DNA KUDA INDONESIA


By NoName - Posted on 03 September 2014

PACUAN KUDA INDONESIA. LEMBAGA TEST DNA KUDA INDONESIA BAKAL KUDA INDUK DAN PEJANTAN KUDA PACU INDONESIA (KPI)

Peternakan kuda Indonesia, terutama untuk ketersedian dan kebutuhan kuda pacu tingkat nasional (Kejurnas Pacuan Kuda Indonesia) sebagai pengakuan keberhasilan peternak kuda seluruh Indonesia, mengacu pada fakta dari peternakan kuda Pamulang Stud & Stable Tangerang Selatan Jawa Barat, antara lain;
1. Munas III dan Lokakarya I PP Pordasi (26 September 1975) tentang menyepakati pembentukan Kuda Pacu Indonesia melalui persilangan kuda Sandel x Thoroughbred.
2. Surat Keputusan bersama (SKB) 27 Juli 1976 tentang registrasi kuda.
3. Penetapan Standar Kuda Pacu Indonesia (KPI) (SN 01-4226-1996)
4. Kajian akademik Kuda Pacu Indonesia.
5. Kerjasama penelitian pemulian kuda dengan Perhimpunan Ilmu Pemulian Indonesia (PERIPI).
6. Keputusan menteri pertanian tentang Pelepasan Rumpun Kuda Pacu Indonesia (No.4468/Kpts/SR.120/7/2013)
7. Sambutan kemajuan Pordasi tentang KPI dari Prof. Dr. Ir. Mulardo, MSA (Guru Besar Genetika dan Pemulian Ternak fakultas Peternakan IPB).

Peternakan kuda di Indonesia sudah ada sejak dahulu kala. Kita lihat dari tahun 1900an. Di Sumatera Barat pacuan kuda sudah sejak awal tahun 1900. Dibuktikan dengan adanya gelanggang pacuan kuda Bukit Ambacang Bukittinggi dan Kubu Gadang Payakumbuh beserta gelanggang Bukit Gombak Batusangkar yang hingga sekarang ada 6 gelanggang pacuan kuda dengan typical model sama (berkeliling 800-1.000m) bentukan kolonial Belanda, kecuali gelanggang pacuan kuda Tunggul Hitam Padang 1.600m dan Kandih Sawahlunto berkeliling 1.400m. Pada saat itu (Azmi Syahbuddin) kuda yang berpacu adalah kuda-kuda sandel milik pemerintah belanda dan Ninik Mamak, Cerdik Pandai, Alim Ulama dan Urang Kayo Minangkabau. Perawat dan joki kuda pada waktu itu adalah masyarakat biasa penyenang kuda.

Suatu kebanggaan waktu itu jika kuda dari Pemerintahan Belanda bisa dikalahkan oleh kuda rakyat, menjadi cerita buah bibir yang sangat lama tentang kehebatan kuda pacu dan jokinya. Setelah kemerdekaan, pacu kuda tetap berlangsung sengit di Minangkabau. Kemilikannya kuda pacu bertambah dengan keturunan China, yang sampai sekarang gemar berpacu kuda. Sampai adanya kuda pejantan Thoroughbred Talle Horse dan Dual Impact Bantuan Presiden H. Soeharto pertama untuk Sumbar (Payakumbuh dan Bukittinggi) pada tahun 1976an. Pada Munas III dan Lokakarya I PP pordasi 1975 dan tentang registrasi kuda (1976) bahwa menyepakati pembentukan kuda pacu Indonesia melalui persilangan kuda lokal x kuda pejantan import (Thoroughbred). Dengan harapan (bapak Soehardjono dan teman-teman) suatu saat nanti Indonesia mempunyai ras atau rumpun kuda Indonesia sendiri.

Saat itu Pordasi memikirkan tentang mahalnya kuda import, tentang Kuda Indonesia yang kecil dan kalah cepat berlari dengan kuda import, tentang anggota kuda Pordasi diseluruh wilayah Indonesia kesulitan mengawinkan kuda (pejantan langka dan biaya tinggi), mengidamkan kuda pacu tinggi minimal 152cm dan tahan terhadap cuaca dan cocok dengan makanan ketersedian di Indonesia. Suatu cita-cita yang mulia, pemikiran bapak Soehardjono dan kawan-kawan saat itu, Pamulang Stud and Stable sebagai pelaku pertama dari cita-cita pemulian kuda ini. Satu yang sangat saya diyakini saat itu, belum ada data pasti tingkat % darah kuda murni dan import yang ada, karena saat itu tes DNA kuda di Indonesia belum popular dan minim pengetahuan kedepan berapa standart optimal target persentase darah kuda bakal induk dan pejantan hasil persilangan Darah Murni x Darah Thoroughbred yang akan dicapai, sebagai accuan bakal kuda KPI nanti.

Mungkin saat itu cukup percobaan perkiraan, sampai G3 sudah bisa dijadikan bakal induk dan pejantan kuda bakal KPI. Teryata KPI dari silang G3 belum mampu berprestasi menyaingi kuda G, data dilapangan KPI di isyaratkan minimal kuda G3 dan G4. Hingga saat ini banyak kuda KPI yang berpacu di pacuan kuda tingkat nasional dan bahkan ada yang menjadi juara mengalahkan kuda G4 bahkan G5. Banyak peternak kuda tertarik dengan program KPI ini, tapi 80% hasil ternak kuda pacu KPI kecuali kuda KPI asal Pamulang belum bisa berlari maksimal, bahkan banyak kuda KPI daerah yang kalah prestasi berpacu melawan kuda G, dan kecenderungan masyarakat kuda daerah mulai meragukan kehandalan kuda KPI dan berencana mulai beralih kembali ke kuda G. (Kuda Djohar Manik (G5) - Winners Triple Crown Indonesia 2014). Ada beberapa lontaran kata peternak kuda di lapangan pacuan, bahwa hanya pamulang yang baru berhasil dengan KPI (Cahaya Nagari (Winner Indonesian Derby 2010) hasil perkawinan Surya Baskara (G6) x Bumi Pancasila (G4)).

Pemikiran bapak Soehardjono dkk perlu kita dukung dan di tindaklanjuti oleh pamerhati kuda pacu Indonesia saat ini.

Diperlukan suatu lembaga test DNA kuda independent di Indonesia, sehingga setiap kuda bakal induk dan pejantan ditest DNA nya, sehingga didapatkan % kandungan darah Thoroughbred dan Sandel yang mencukupi (Antara 87.5-90% THB dan 12.5-10% Sandel) yang dijadikan bakal kuda “Stantard Nasional Indonesia - Kuda Pacu Indonesia” yang diisyaratkan itu. Dengan demikian akan terjawab apakah “Jenis Kuda Pacu” (BRK KP bukan KPI) layak atau tidak dimasukan kedalam kuda golongan KPI. Sampai saat ini kuda jenis KP (bukan hasil perkawinan G3/G4) tidak diperbolehkan berpacu dikejuaraan pacuan kuda tingkat nasional di Indonesia. Kuda hasil perkawinan KP banyak tersebar di Petani Peternak Kuda Indonesia (KPPI=Kuda Pacu Peternak Indonesia) di daerah seluruh penjuru pelosok pulau-pulau Indonesia, sebagai sumber stock dan supply kuda Indonesia dimasa mendatang. Belum ada alasan yang ilmiah, kenapa kuda KP tidak diperbolehkan berpacu di kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional. Banyak orang beranggapan bahwa, pemilik stable kuda besar termasuk Pamulang Stud & Stable takut berpacu dengan kuda KP. Pernah dibuktikan kuda KP Sumbar milik H. Lukman Didong bisa mengalahkan kecepatan kuda G1 sampai G3 dan menjuarai satu kelas kejurnas pacuan kuda saat itu. Setelah itu kran kuda KP ditutup.

Penilaian bisnis kuda supaya kuda hasil ternak stable besar termasuk Pamulang Stud & Stable agar kudanya laku terjual mahal dan informasi menyesatkan masyarakat berkuda tidak membeli kuda KP hasil petani peternak kuda Indonesia yang murah meriah. Kalau ini benar adanya rencana seperti itu, dalam dunia usaha persaingan bisnis kuda, itu hal yang manusiawi, hanya alangkah sempurnanya jika kalangan dari bawah hingga atas, dari peternak kuda kecil sampai peternak besar, bersama memasarkan, persaingan positif nilai jual kuda hasil ternaknya, tanpa menjelekan hasil ternak yang lain, apalagi menutup bisnis peternak kuda lain (Pamulang Stud & Stable pernah mengembangkan jenis Kuda KP, tidak diteruskan dengan alasan yang tidak jelas) dan dipersilahkan pemilik dan pengemar kuda baru memilih kuda pacu sesuai seleranya dan kemampuan uangnya. Dengan begitu semua hasil ternak pencinta kuda seluruh Indonesia akan terjual bebas, berdampak ekonomis kerakyatan masyarakat kuda, permintaan kuda perlahan naik sesuai hasil prestasi pacu masing-masing genetika keturunan kuda (G, KP atau KPI) dan kembangbiak pemulian darah ternak kuda asli mengairahkan pacuan kuda Indonesia.

Suatu pemikiran semua pecinta kuda Indonesia, senantiasa membantu pemikiran, tulisan dan penelitian guna suatu kelak kita melihat Kuda Rakyat Indonesia berkembang biak dimana-mana disetiap pelosok sentra pulau pengembalaan Ternak Kuda Rakyat Indonesia. Sampai sekarang belum terjawab, kenapa kuda KP tidak boleh berpacu di tingkat nasional?. Apa salah generasi mereka si kuda KP?. Dari pembicaraan warung kopi & Ibu Soehardjono, terdokrin dihati pecinta kuda (sampai saat ini) bahwa Kuda Jenis KP adalah Kuda Campuran dan diluar negeri kuda jenis campuran ini dipacu pada kelas campuran pula dan tidak berpacu pada classic class race. Pengetahuan analisa saya, Kuda campuran diluar negeri yang dimaksud itu adalah kuda pacu hasil perkawinan jenis kuda Thoroughbred dengan Warmblood atau Quarter Horse, yang semua itu adalah uji coba perkawinan kuda guna menghasilkan ras kuda pacu lebih cepat untuk pecahkan rekor pacu kuda dunia mengalahkan ras kuda tercepat saat ini Thorougbred. Padahal kuda KP bukanlah kuda yang berasal dari hasil perkawinan kuda jenis Warmblood atau Quarter Horse itu. Kuda KP berasal dari kuda petani asli Indonesia yang kita sebut Sandel/lokal (Lokal Parahyangan, Sandel Arab, Sandel Minahasa, Sandel Sumbawa, Sandel Aceh, Sandel Bromo dll yang selanjutnya kita sebut Kuda Sandel Indonesia).

Kuda Sandel Indonesia dikawinkan dengan Thoroughbred sampai mencapai tingkat G1-G2 yang banyak dan umumnya berada di tangan pemilik kuda petani peternak kuda, yang memang mereka sudah turun temurun mengembangbiakan kuda dirumah atau dikampungnya. Saking cinta ternak, kuda kesayangannya rela menarik dokar, delman atau andong untuk mempertahankan kelestarian kudanya. Sampai suatu ketika, tidak adanya bantuan kuda dari pemerintah seperti era H. Soeharto, petani pemilik kuda kesulitan mengawinkan kuda untuk peningkatan ke G3 (bantuan kuda pejantan THB Presiden H. soeharto menghasilkan 50% G2). Pengusaha dan pengembang kuda daerah mulai mencari solusi dengan membeli atau mendatangkan THB/THB NDO ke daerahnya.

Petani peternak kuda ada banyak yang tidak mampu mengawinkan kudanya dengan pejantan swasta, akhirnya dari beberapa anak kuda yang lahir di petani kuda ada yang menembus G3/G4 dan ada yang dikawinkan dengan kuda G (Kuda G eks race). Hasil perkawinan silang ini lah yang dipermasalahkan dengan nama “Jenis Kuda Pacu (BRK KP bukan KPI)”. Nah, jenis KP ini tidak boleh berpacu dikejuaraan Tingkat Nasional Pacuan Kuda Indonesia membela daerahnya. Salah satu alasan adalah KP darah campuran (tidak ada penjelasan lanjut “darah campuran jenis kuda apa”? padahal mereka asli dari Kuda Sandel Indonesia) atau ketakutan Juara Umum Pacuan Kuda Nasional akan dimenangkan kontingen daerah yang memang terbukti sebagai penghasil Kuda Pacu Indonesia diluar pulau Jawa? (Sumatera Barat dan Sulawesi Utara (NTT/NTB belum aktif berpacu kuda nasional)), atau ketakutan melihat hasil lari dari KPI stable (selain Pamulang Stud & Stable) yang mengecewakan hati, KPI kalah atau imbang, tidak mutlak unggul dari kuda Gkecil, mulai beralasan kualitas kuda induk atau pejantan bakal KPI kurang bermutu, padahal untuk mencetak kuda cepat ada dibutuhkan faktor lain, atau ketakutan jika KPI sering kalah berpacu, terus indukan hasil KPI selama ini menjadi generasi apa?. Apa bisa dijual untuk menutup biaya perawatan KPI?, Timbul kegalauan dan gamang dari stable pengembang kuda (Kuda Gamang??, Nikita Stable 2014 beralih ke kuda G. Mengawinkan semua indukan kuda Nikta Stable dengan Thoroughbred Indonesia Sansiro (Tuscalossa X Nella Fantastica).

Para pengembang kuda, Biarkanlah Kuda Sandel Indonesia bergenerasi sesuai titah dan kemampuan tuannya, sehinga akan ada solusi dari tiap permasalahan generasi kuda dimasa mendatang. tapi yang jelas mereka adalah kuda campuran dari darah kuda Sandel Indonesial yang meningkat sampai G2 murni perkawinan dari Ras Thoroughbred. bahagian kita pecinta kuda Indonesia, yang memiliki hak sebagai pelaku kuda pacu Indonesia, KP diuji berpacu disegala tingkatan kelas pacu kuda Indonesia.(Andi Fauzan Haviz) Target akhir kuda pacu tetap kecepatan. Pecahkan dan pencatatan waktu rekor baru Pacuan Kuda Indonesia. Salah satu solusinya, dimungkinkan semua kuda pacu di Indonesia diisyaratkan test DNA.

Pemerintah Indonesia melalui Departemen Pertanian diharapakan mempunyai laboratorium test DNA kuda Indonesia, sehingga kita tahu persis kandungan darah kuda pacu di Indonesia, dan target pemulian ras kuda pacu Indonesia kedepan. Karena untuk menghasilkan ternak unggul memerlukan pembuktian berulang dari pengujian waktu. Artinya kita menjawab dengan cerdas tidak statis maksud dari pemikiran besar bapak Soehardjono dkk, tentang Kuda Pacu Indonesia idaman masa depan yang cepat, tinggi, tahan cuaca, cocok dengan makanan asli Indonesia, bisa mudah dikembangbiakan petani peternak kuda ekonomi kecil, bisa terjual cepat, pemilik dan peminat kuda baru bertambah banyak, sehingga semua Kuda Petani Peternak Indonesia (KPPI) bisa menikmati hasil pemikiran bapak Soeharjodno dkk di Bandung yang beliau cetuskan, menyelimuti hangat semua insan berkuda Indonesia dimana saja berada. Diharapkan suatu saat kuda Pacu Indonesia akan selalu mempertajam rekor kecepatan larinya, pecahkan rekor, pecahkan rekor.. seperti pengujian persilangan perkawinan peternak kuda pacu Thoroughbred di luar negeri dengan satu target sasaran pasti, menghasilkan ras kuda pacu lebih unggul dan waktu lari kuda lebih cepat atau pecahkan rekor dunia. (Jakarta, 22 Agustus 2014 – Aguspen Adnan).

BERITA TERHANGAT
Hasil Drawing Pacuan Kuda AE. Kawilarang Cup 2016, 21 Februari 2016
Hasil Drawing Pacuan Kuda Jateng Derby 2016, 31 Januari 2016
Undangan Pacuan Kuda Jateng Derby 2016, 31 Januari 2016
Hasil Barrier Draw Piala Raja HB X 2015, 8 November 2015
Hasil Barrier Draw Kejurnas PP. Pordasi 49 Seri 1 Indonesian Derby 2015 Babak FINAL 16 Agustus 2015
Hasil Barrier Draw Kejurnas PP. Pordasi 49 Seri 1 Indonesian Derby 2015 Babak penyisian 2Agustus 2015

Peta Baru Olah Raga Berkuda Horse Racing "ANTI -DOPING

Hasil Drawing Pacuan Kuda Tingkat Nasional Minang Derby dan piala Tiga Mahkota Serie 2, 3 Mei 2015 download disini
Undangan Pacuan Kuda Tingkat Nasional Minang Derby 3 Mei 2015 download disini
Hasil Akhir Pacuan Kuda Tegalwaton Cup 2014
Hasil Drawing Jateng Derby 2015, Tegalwaton 18 Januari 2015. download disini
Tegalwaton Cup Ke V Salatiga 24 Agustus 2014. download disini
Hasil Drawing Pacuan Kuda Kejurnas Seri 1 Babak Penyisihan 6 Juli 2014. download disini
Pacuan Kuda Kejurnas Seri 1 dan 2 2014. download Undangan Umum

Pacuan Kuda Minang Derby 2014 dan piala Tiga Mahkota Seri 2 2014, download Hasil Drawing
Pacuan Kuda Pra-PON XIX, Bupati Bantul Cup ke IV 2014
Undangan Kejuaraan Pacuan Kuda AE. Kawilarang Cup 2014
Laporan Hasil Pacuan JATENG DERBY 2014
Hasil Drawing JATENG DERBY 2014 18-19 Januari 2014
Undangan JATENG DERBY 2014 18-19 Januari 2013
Hasil Drawing HB Cup X ke V 2013 2-3 November 2013
UNDANGAN UMUM Kejuaraan Pacuan Kuda Tingkat Nasional Sumpah Pemuda Cup 2013 27 Oktober 2013, Pulomas Race Course JAKARTA TIMUR
UNDANGAN UMUM Kejuaraan Pacuan Kuda Tingkat Nasional Piala Hamengku Buwono CUP V 2013 3 November 2013, Gelanggang Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul DIY
UNDANGAN UMUM Kejuaraan Pacuan Kuda Tingkat Nasional Piala Paku Alam I 2013 29 September 2013, Sultan Agung, Bantul DIY
UNDANGAN UMUM Kejurnas PP. Pordasi ke 47 Seri 2 2013 15 September 2013, Tegalwaton
Hasil Drawing Babak Final Kejurnas PP. Pordasi Seri 1 2013 7 Juli 2013
Hasil Akhir Kejuaraan Pacuan Kuda Daerah Tompaso Sulawesi Utara 14 Juni 2013
Hasil Drawing babak penyisihan Kejurnas Seri 1 - Indonesian Derby 2013.
UNDANGAN UMUM KEJURNAS PP. PORDASI ke 47 Tahun 2013, FORMULIR PENDAFTARAN dll.
HASIL PACUAN KUDA PIALA TIGA MAHKOTA - MINANG DERBY 2013
Undangan pacuan Kuda Minang Derby - Piala Tiga Mahkota Seri 2 2013
Hasil Drawing Pertiwi CUP-Madura Derby 2013
Undangan Pacuan Kuda Pertiwi Cup - Madura Derby 2013
Hasil Drawing Taliabo Derby, Piala Tiga Mahkota 2013
Suramadu Derby 2013, Hasil Pacuan Selengkapnya
Ekspedisi Kuda Khatulistiwa Segera Melintas
Hasil Pacuan Kuda PIALA Pangdam Jaya 2012, Pulomas Jakarta
Pacuan Kuda PIALA GUBERNUR SULUT 2012, MAESA TOMPASO
Pacuan Kuda HUT MINAHASA ke 584 SULUT 2012, MAESA TOMPASO
Pacuan Kuda BHAYANGKARA CUP SULUT 2012, MAESA TOMPASO!
Pacuan Kuda Istimewa Hamengku Buwono X Cup IV 2012, Bantul!
Pacu Kuda Bukik Ambacang 13 Oktober 2012 Bukittinggi Sumbar!
HB X CUP IV-2012, BUKU RACE ACARA 11 November 2012 downloadable here !!!
Hasil Akhir Pacuan Kuda Kejurnas Ke 46 Seri 2 2012
Hasil Akhir Pacuan Kuda Turangga Jaya CUP IV BOROBUDUR, 22 September 2012
Hasil Drawing Kejurnas Pacuan Kuda Serie 2 Babak Final 2012, 30 September 2012
Hasil Drawing Kejurnas Pacuan Kuda Serie 2 2012
Hasil Pacuan Kuda Piala Tegalwaton 2012
Hasil Pacuan Kuda Piala Bupati Kebumen 2012
SERI 2 2012 SURAT EDARAN
Marhaban ya Seri II 2012
UNDANGAN PACUAN KUDA RAMADHAN CUP 2012
FSI Dikunjungi Oleh 100 Ribu HIT
Hasil Akhir Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI 46 Indonesian Derby 2012
LIVE FROM Kejurnas Seri I Pulomas
HASIL DRAWING BABAK FINAL KEJURNAS PORDASI ke 46 SERI 1 2012
ISSUE KESELAMATAN DALAM OLAH RAGA BERKUDA
Hasil Pacuan Babak Penyisihan Kejurnas Seri 1, 1 Juli 2012
Hasil Drawing Babak Penyisihan Kejurnas Seri 1, 1 Juli 2012
Hasil Akhir Kapolri CUp - Malut Derby 2012, 2 Juni 2012
Undangan Kapolri CUp - Malut Derby 2012, 2 Juni 2012
Hasil Pacuan Madura Derby 2012, 13 MEI 2012
Hasil Drawing Madura Derby 2012, 13 MEI 2012
Hasil Akhir Pertiwi Cup 2012
Hasil Akhir Pacuan Kuda Bupati Bantul Cup II 2012
Hasil Akhir Pacu Kuda Payakumbuh - 50 Kota 2012
Piala Bupati Bantul 2012, Persiapan Akhir Kuda-Kuda
Piala Tiga Mahkota dan Taliabo Derby 2012, Download Undangan Resmi disini
Hasil Sawahlunto Derby 2011
Minang Derby 2012 sudah diambang pintu. Download Undangan Resmi disini
Hasil Pacuan Kuda Galuh Cup IX Pantai Indah Legok Jawa, Ciamis 12/12/2011 - 1/1/2012
OLD AND NEW Horse Racing, Bupati Ciamis CUP, Legok Jawa, Pangandaran, 31/12 - 1/1 2011
Hasil Akhir Pacuan Kuda Kejuaraan Daerah "Minahasa Pacu Kuda 2011, 26 November 2011
Come to Our World, World of Horse Racing Sport, HB CUP 3, Bantul 13 November 2011
Hasil Pacuan Kuda HB Cup 3 2011, 13 November 2011
Come to Our World, World of Horse Racing Sport, HB CUP 3, Bantul 13 November 2011
Selamat Atas Terpilihnya H. Eddy Saddak sewbagai Ketua PP. Pordasi 2011-2015
Hasil Akhir Babak Penyisihan Kejurnas Pacuan Kuda Serie 1 - Indonesian Derby 2011. 10 Juli 2011.
Barrier Draw, Kejurnas Pacuan Kuda Serie 1 - Indonesian Derby 2011. Babak Penyisihan 10 Juli 2011. Download
Hasil Akhir Pacuan Kuda Kapolri Cup - Jakarta Derby 2011
Barrier Draw, Kapolri Cup-Jakarta Derby 2011. Download
Woman Rider in Champion's Cup 2'nd Series 2011, Horse Racing, Pulomas 22 2011
Undangan Resmi Piala KAPOLRI 2011-Jakarta Derby 2011, Pulomas 19 Juni 2011
Inilah Hasil Drawing Piala Champion 2011 Serie 2, Pulomas 22 Mei 2011
Piala Champion 2011 Serie 2, Pulomas 22 Mei 2011
Piala Kasad 2011, Tanjung Bastian, Kab. Timor Tengah Utara (TTU), NTT

Pertiwi Cup 2011, Arcamanik Bandung. Download Undangan Pacuan Kuda Disini

Sutan Agogo (BHM-Kalsel) Kembali Berjaya di Derby Champion Cup Seri I Jarak 1200 M

Torona Sakti, Hancurkan Supremasi Blessing BMW di 1600

Kumpulan berita pendek,Feb-2011

Download, Hasil Drawing Minang Derby 2011

Download, Hasil Akhir Payakumbuh Seizoen 2011

Minang Derby 2011, makin dekat

FSI berulang tahun,memasuki usia ke 4, spammer block FSI server a>

Asian Racing Federation, ternyata Indonesia sudah pernah bergabung tahun 1961

Kumpulan Indonesian Horse Sport News 2010

Horse Sport News 2010

INDONESIA DERBY UPDATES, FSI 2015 Edition

Oleh Editor Utama FSI: Bpras
By Chief FSI's Editor: Bpras

Derby Indonesia updates FSI Edition 2015, baca update review Derby Indonesia 2015, para penantang Indonesia Derby 2015 yang akan segera datang. Pernak pernik Derby Indonesia, Lihat profile detail kuda-kuda Derby dan Remaja di sini! Indonesian Derby Updates FSI 2015 Edition. Update Review monthly, Indonesia Derby contenders 2015 will be held shortly, anything about Indonesian Derby madness, click detail profiles in here!

Posting Terkini

RAMALAN CUACA / WEATHER FORECAST

Pustaka/Refference

DISCLAIMER

PENCURIAN TULISAN/PLAGIATISME, FSI menentang plagiatism serta berbagai pencurian karya ilmiah dalam bentuk apapun. "Copy and paste" dari tulisan orang lain sangat tidak bermartabat kecuali dengan seijin dan memberi appresiasi kepada pemilik sumber atau penulisnya. Copy dan paste tulisan dari artikel di Forum-Sandalwood Indonesia tidak diperkenankan tanpa seijin tertulis dari FSI. Citasi dari artikel pada Forum Sandalwood Indonesia bisa dilakukan dengan memberi kredit pada penulisnya maupun situs asalnya (http://forum-sandalwood.web.id.). Copyright: Forum Sandalwood Indonesia, Bung Pras FSI

FSI against plagiatism at any reasons and any forms. Copy and Paste from other article is unvaluable attitude except by giving appreciation to the original writter/writters or original sources. Copy and paste from any article in this Forum Sandalwood Indonesia is prohibited without written permission from FSI. Citation can be executed by giving credit to the writter and attaching the source name where you cite (http://forum-sandalwood.web.id.). Copyright: Forum Sandalwood Indonesia. Bung Pras FSI

Show Room Kuda

HORSE SUPPLY / PERLENGKAPAN KUDA

JASA AHLI IT, SERVER, WEB, SECURITY DLL

IT Services

SPONSOR LINK

Computer, Master Clock, Tower Clock, CCTV, Radio, http://pt-srikandi.co.id


Iklan Baris: jual kuda, alat kuda, gatget, dll
Iklan Baris/Advertisement

COUNTRY RIDE REPORT

TANJUNG BASTIAN HORSE RACING TRACK

Pearls From The East, Find The Beauty of The Beach in Tanjung Bastian. Located far in the east of Indonesia in P. Timor facing north to Savu Sea. The Horse Racing Track is just a minutes away from the white and bright sand dunes. At the south is hundred meter high coral cliff hosts of wild monkeys and birds. The horse racing treack is 1000 M length and 14 M width flat horse racing is held twice a year with special bareback and barefoot horses. Local Timorese pony and childrent jockeys is the most famous horse racing event in this area of Indonesia. Read more detail in here

PAMERAN DAN BURSA KUDA 2009

Lenggok Kuda di Catwalk pagi itu begitu indahnya bagaikan seorang model berhiaskan bunga di telinga dan pita warna-warni. Moment yang jarang sekali ini terjadi di Pameran Dan Bursa Kuda (PAMBUKA) yang diadakan dalam rangkaian Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI Serie I 2009. Berita selanjutnya klick disini.

Previous Visitors Totals
Locations of visitors to this page