You are hereTIPs / TIPs Membeli Kuda Bagi Pemula
TIPs Membeli Kuda Bagi Pemula
Bila anda bertanya kepada saya tentang bagaimana seharusnya memilih kuda, maka kepala saya pusing, otak berputar tujuh keliling mencari jawabannya.
Terdapat beragam motivasi orang membeli kuda, apalagi bagi seorang pemula yang belum banyak pengetahuan soal kuda dan dunia berkuda. Sehingga saya harus berusaha mencari jawaban dari anda.
Namun saya tetap akan datang dengan jawaban yang sedapat mungkin membuat anda jelas dan dapat mengambil keputusan yang benar dalam hal memilih kuda dan kalau bisa memberi gambaran dimana dan berapa harganya.
Sebelum memberikan jawaban itu saya mesti tahu dulu bagaimana latar belakang anda berkaitan tentang dunia kuda. kalau anda seorang yang sudah berpengalaman akan lebih mudah (mesklipun ya masih sulit juga) untuk membantu mencari kuda sasaran anda. Namun paling tidak gambaran kuda macam apa yang anda butuhkan sudah bisa saya dapatkan.
Bagi seorang pemula gambaran itu belum ada. Biasanya mereka melihat kuda dari tinggi, kelamin, dan warnanya saja. Ketertarikan dengan sebagian kecil soal kuda ini merupakan hal yang wajar-wajar saja. Namun perlu dimengerti bahwa ada banyak faktor yang harus dipahami sebelum memilih seekor kuda untuk dipelihara.
Anggap saja faktor-faktor itu sudah dimengerti dan memutuskan untuk membeli seekor kuda untuk anda. Lalu bagaimana caranya memilih kuda yang pas untuk anda.
Ada beberapa pertanyaan yang akan saya ajukan, seperti: Anda mau membeli kuda untuk apa? Untuk ikut olah raga pacuan kuda atau equestrian? atau sekedar untuk tunggang dirumah, diladang misalkan. Atau untuk dipelihara sebagai binatang kesayangan keluarga saja. Atau untuk diternakkan dan diambil anak keturunannya.
Kuda sport baik pacu ataupun tunggang (equestrian) menuntut jenis dan phisik tersendiri. Anda harus melihatnya mulai dari konstruksi, tinggi, kondisi badan/postur, pedigree (garis keturunan) maupun kesehatan kuda. Dan satu lagi yang penting adalah SERTIFIKAT (BRK). Semua kuda untuk tujuan olahraga harus bersertifikat yang diterbitkan oleh Biro Regristrasi Kuda. Alasannya karena salah satu klasifikasi kuda dalam lomba yang diikuti akan ditentukan lewat BRK itu. Misalkan untuk Pacu: jenis Sandel, G/Pony, KPI ataupun Thoroughbred. Sedangkan pada equestrian biasanya digolongkan berdasarkan RAS kuda dan tinggi kuda.
Sementara itu untuk kuda bukan untuk olah raga persayaratan ini tidak diperlukan, kecuali bila anda ingin melakukan breeding (ternak). Breeding tetap harus mengikuti aturan organisasi karena kuda hasil ternakan itu nantinya akan dipakai untuk lomba.
OK sekarang, anggap saja anda ingin mencari kuda untuk pacu. Pertanyaan saya berikutnya adalah budget yang akan anda keluarkan. Harga kuda sangat bervariasi tergantung: jenis kelamin, pedigree, tinggi kuda (klas), RAS kuda (Sandel, Pony/G, KPI, Thoroughbred), prestasi kuda, prestasi induknya, prestasi bapaknya, warna, dan ciri-ciri phisik si kuda.
Bagi seorang yang sudah berpengalaman soal kuda warna kuda diberi bobot paling rendah. Namun kelamin dan pedigree serta prestasi memiliki bobot paling tinggi.
Dalam dunia kuda jenis kelamin jantan memiliki harga lebih rendah dibanding betina. Jadi anda berbanggalah jadi lelaki karena harganya sama dengan perempuan. Di dunia kuda harga kuda jantan lebih rendah dari betina ! Kecuali anda dinobatkan sebagai pejantan profesional. Eh maksud saya kuda jantan dinobatkan sebagai pejantan profesional, baru harganya melejit sampai 1 milyar bahkan lebih.
Klas atau tinggi kuda dalam kelompok kuda Pony G. Kuda pony dibagi menjadi G1, G2, G3, G4. Juga ada KPI, KP5, KP6. Makin tinggi G nya kuda memiliki prosentasi darah thoroughbred lebih besar, sedangkan darah lokalnya makin mengecil. Oleh karenanya ketinggian punggung kuda dari tanah makin tinggi. Harganyapun makin tinggi pula. Makin tinggi punggung kuda, makin baik dalam hal langkahnya, kecepatannya oleh karena itu dikelompokkan dalam Klas tersendiri. Aturan Pordasi memiliki Klas A, B, C, D, E dan F untuk pony dimana klas A adalah kelas tertinggi.
Sangat jelas G nya makin tinggi kuda makin baik dan harganyapun menjadi makin ... buruk ! karena mahal !
Yang paling sulit melakukan penilaian terhadap seekor kuda adalah kondisi phisik dan kontruksinya. Karena apapun G nya, kuda tergantung konstruksi dan kondisi phisik yang bersangkutan.
Bagaimana posturnya ? Atletiskah? cacat phisikkah? Jalannya tegak dan lurus kah? langkahnya benar atau silangkah? matanya, telinganya, napasnya, kerongkongannya, perutnya, dadanya, kakinya, kukunya dsb. Ada banyak yang mesti dilihat. Dan itu menjadi hal yang menentukan dalam memilih dan memberi penilaian harga kuda.
Kalau semua sudah baik, masih ada lagi yang harus diperiksa yaitu perangai si kuda, kharakter si kuda. Kuda suka menggigit, kuda suka menendang, kuda suka berdiri, kuda suka berhenti berlari dll. Itu semua harus dipertimbangkan sebelum anda memilihnya.
Andaikan anda hanya ingin memilih kuda untuk dipelihara sebagi hewan kesayangan anda sekeluarga, pertimbganan-pertimbangan diatas masih juga perlu dipakai, Bahkan faktor perangai dan kharakter si kuda menjadi dominan disamping hal-hal lain yang saya berikan diatas. Karena memelihara kuda yang nakal akan menjadi beban pikiran buat anda selamanya. Anda akan khawatir manakala anak-anak dan anggota keluarga anda berada disamping kuda anda.
Bila anda ingin memelihara kuda untuk diternakkan, saya kira anda akan melayani para penggemar kuda untuk sport baik tunggang ataupun pacu. Pilihlah kuda dengan pedigree yang termasuk TOP of The TOP. Meskipun untuk ini anda akan mengeluarkan uang dalam jumlah yang lebih besar.
Belilah indukan yang telah memiliki prestasi dalam gelanggang lomba saat masih mudanya. Kalau kuda pacu ya di arena pacuan kuda kalau equestrian ya di acara lomba tunggang serasi, show jumping, cross country, endurance dll.
Datanglah dalam acara-acara lomba seperti itu anda akan bertemu dengan para penggemar kuda senior dan berdiskusi kira-kira kuda yang baik yang mana ya. Atau datanglah ke Stable yang ternama, biasanya mereka memiliki stock kuda-kuda yang akan mereka lepas setelah karir pacunya berakhir. Membeli kuda dari stable akan lebih menguntungkan karena pedigree dan prestasi indukan sudah jelas. Dan biasanya mereka akan memberi gambaran yang jelas kepada anda soal kuda yang cocok untuk kebutuhan anda.
Bila anda masih kesulitan. Layangkan email ke bpras@forum-sandalwood.web.id
Salam /Bpras/
Active forum topics
![]()
Close Up Updates
| INDONESIAN DERBY 2010 UPDATES |
| Derby Indonesia 2010 updates, seri bulan April 2010, silahkan baca update review Derby Indonesia 2010, siapa saja para penantang pada Indonesian Derby 2010 yang akan segera datang. Pernak pernik Derby Indonesia, Silahkan lihat profilenya di sini! | Indonesian Derby 2010 Update Review, who will challence Indonesian Derby 2010 that will be held shortly, anything about Indonesian Derby madness, Please click there profiles in here! |

Binuang Derby-2010 Horse Racing Championship held in Jakarta's Pulomas Horse Racing Course last June 20, 2010. Organized by the Pengda Pordasi Kalimantan Selatan and Racing Commission PP Pordasi. The championship is the last race before entering the Qualification Race for Indonesia National Championship Series I - 2010 held in July 11, 2010 and July 25, 2010. The Indonesian Horse Racing Championship runs in two legs, Series I held in July and Series II held in October every year. Pordasi Kalimantan Selatan's Team is a new comer in The National Horse Racing Championship and start participating in the race only this year. Read final result of the race


